Info
Air Alkali: Pengertian dan Manfaatnya untuk tubuh

Air Alkali: Pengertian dan Manfaatnya untuk tubuh

Perkembangan teknologi membawa berbagai macam perubahan di berbagai sektor, salah satunya air minum. Kini banyak ilmuwan serta para ahli geologi atau geohidrologi melakukan penelitian terhadap salah satu jenis air minum yaitu air alkali.

Air alkali memang menjadi perdebatan belakangan perihal manfaat, fungsi, efek samping, sejarah, dan lain sebagainya. Dilihat dari sejarahnya, air alkali sendiri pertama kali dikembangkan di Jepang yang akhirnya menjadi sangat populer.
Bahkan tipe air alkali juga mendapatkan sebutan sebagai electrolyzed/ionic water. Ada juga banyak perbedaan air alkali dengan air minum biasa. Sebelum membahas lebih jauh, mari mengenal lebih lanjut mengenai air alkali [1].

Apa Itu Air Alkali

Air alkali merupakan air dengan ciri-ciri pH basa yaitu di angka 8-10, serta nilai Oxidation-Reduction Potential (ORP) yang sangat rendah (negatif) dan kandungan hidrogen yang terlarut sangat tinggi [1].

Meski sudah terkenal akan manfaatnya, air alkali baru boleh disebarkan untuk konsumsi publik pada tahun 2005. Memang proses air alkali sendiri melewati berbagai tahap penyaringan guna mengurangi level klorida air keran dan menghindari kerusakan sel elektrolisis [1].

Untuk air alkali wajib memiliki kandungan mineral minimal 50 mg/L agar bisa melalui proses elektrolisis yang nantinya terjadi perubahan kimiawi dengan meningkatnya produksi ion hydroxyl dan hidrogen [1].

minum air alkali
Seiring proses penyaringan tersebut, pH air juga meningkat dan berakhir di angka 8 hingga 10 (basa) serta diperoleh potensi redoks yang sangat rendah (negatif) yaitu sekitar -600 mV [1].

Dengan sejarahnya yang dibuat sebagai air medis, lantas apa perbedaan mendasar dari air alkali dengan air biasa?

Perbedaan Air Alkali dan Air Biasa

Salah satu perbedaan yang paling mudah dilihat adalah sumber serta perbedaannya. Air alkali merupakan air yang memiliki pH basa (8-10) sedangkan air biasa merupakan air yang berada di angka pH netral (6-7) [2].

Perbedaan lain dari air alkali adalah proses penyaringannya berasal dari uji klinis yang dibuat untuk kebutuhan medis. Lantas, banyak andil serta proses yang perlu dilakukan terlebih dahulu sehingga angka pH nya naik seiring dengan proses penyaringan air tersebut.

Meski demikian, air minum juga melalui beberapa tahap sebelum dapat dikonsumsi oleh banyak orang. Biasanya ahli geologi dan geohidrologi akan melakukan proses laboratorium untuk melihat kandungan mikroorganisme maupun bakteri [3].
Bila ada bakteri yang merugikan, tentu akan dilakukan penyaringan terlebih dahulu. Karena nilai keamanan menjadi syarat mutlak air minum guna memberikan efek positif bagi tubuh, bukan sekadar menghilangkan haus semata.

Manfaat Air Alkali

Meski banyak perdebatan mengenai manfaat air alkali, namun beberapa pihak di dunia medis memiliki penelitian tentang air yang juga disebut Alkaline Ionized Water (AIW) tersebut. Dilansir dari RSUP Dr. Sardjito, air alkali terbukti memiliki beberapa manfaat.

1. Sebagai Antioksidan
Salah satu manfaat dari air alkali adalah kandungan molekul hidrogen terlarut (H2) yang tinggi serta ORP yang negatif. Riset ini dilakukan oleh ilmuwan Jepang yaitu Shirahata, Hamasaki, dan Teruya di laporan bernama Advanced Research on the Health Benefit of Reduced Water [1].
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa air alkali dapat berperan sebagai scavenger spesies Oksigen Reaktif (ROS) dan menghambat kerusakan DNA yang disebabkan oleh ROS in-vitro. Maka dari itu, air alkali bisa menjadi salah satu metode antioksidan selain mengonsumsi buah-buahan [1].

2. Efek Metabolik di Air Alkali
Beberapa efek metabolik terkait konsumsi air alkali yang telah diteliti antara lain adalah penurunan level glukosa, kolesterol, dan trigliserida dalam darah, perbaikan fungsi metabolik dengan cara menekan produksi radikal bebas (pada mencit dengan sindrom metabolik), proteksi sel beta pankreas dari kerusakan oksidatif, serta penurunan kenaikan berat badan pada mencit obese melalui regulasi homeostasis kolesterol [1].

3. Air Alkali dan Dehidrasi
Air alkali diduga lebih baik dibandingkan air murni terstandarisasi dalam memulihkan rehidrasi dan viskositas darah selama 2 jam periode pemulihan setelah dehidrasi akibat latihan fisik.
Penelitian Weidman pada jurnal Effect of Electrolyzed High-pH Alkaline Water on Blood Viscosity in Healthy Adults, menunjukkan bahwa konsumsi air alkali dapat menurunkan viskositas darah sistolik secara signifikan dibandingkan kontrol setelah dehidrasi akibat latihan fisik, saat membandingkan perubahan persentase viskositas whole blood pada waktu dehidrasi dan 120 menit setelah pemulihan dan rehidrasi [1].
Atlet sepeda yang diberi air alkali menunjukkan urine output total yang lebih rendah, urin yang lebih pekat dan protein total dalam darah yang lebih rendah, menandakan status hidrasi yang lebih baik.

Untuk menimbulkan efek ini dibutuhkan waktu minimal 1 minggu kebiasaan rutin konsumsi air alkali. Namun karena belum terdapat gold standard biomarker yang menggambarkan status hidrasi selama periode pemulihan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut [1].
Tentu banyak juga air alkali yang sudah diperjualbelikan, mengingat kebutuhannya yang juga tinggi di berbagai sektor Food & Beverages. Tingginya permintaan juga ditanggapi oleh VIT 8+, merupakan produk terbaru air alkali yang kaya akan manfaat.

VIT 8+ diciptakan dari air mineral VIT yang kualitasnya terpercaya, dan diproses melalui sistem filtrasi tiga tahap. Proses tersebut diakhiri dengan ionisasi khusus yang menghilangkan ion asam dari air melalui elektrolisis. Hadirnya produk VIT 8+ ini adalah upaya menjawab kebutuhan masyarakat akan air alkali berkualitas tinggi, dengan kemasan yang stylish, namun tetap dengan harga terjangkau.

VIT sendiri adalah salah satu brand air mineral terbaik dan cocok dikonsumsi setiap hari. Ada banyak kandungan mineral alami maupun tipe air alkali yang juga sudah melalui proses penyaringan oleh para ahli.
Penuhi kebutuhan hidup air alkali harian bersama VIT sekarang!

Referensi:
1. https://sardjito.co.id/2019/07/10/air-alkali-antara-fakta-dan-manfaatnya/
2. https://www.alodokter.com/cek-dulu-apakah-air-alkali-memang-benar-benar-menyehatkan
3. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3470506/mengungkap-fakta-di-balik-air-alkali

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *