Menu Click to open Menus
Home » Wisata » Mengenal Lebih Jauh tentang Museum Al-Qur’an di Madinah

Mengenal Lebih Jauh tentang Museum Al-Qur’an di Madinah

(140 Views) October 5, 2019 8:29 am | Published by | No comment

Madinah memiliki banyak museum dan pameran dengan keanekaragaman warisan dan budaya islam sebagai salah satu tempatnya yaitu Museum Al-Qur’an atau dalam bahasa inggrisnya The Holy Quran Exhibition. Didalam museum ini terdapat berbagai macam al-qur’an. Usia dari al-quran yang disimpan disana memiliki al-quran yang berusia puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun. Di museum ini pun terdapat juga koleksi Al-Qur’an yang bertintakan emas. Letak museum ini berada sebelah selatan dari Masjid Nabawi dengan warna gedung coklat.

Jika wisatawan muslim ragu untuk berkunjung kesana dikarenakan kendala bahasa. Tenang saja disana pihak dari The Holy Quran Exhibition juga menyediakan pemandu tidak berbayar alias gratis dan bahasanya menyesuaikan dengan bahasa wisatawan muslim yang berkunjung kesana. Pihak yang mengelola The Holy Quran Exhibition adalah Samaya Holding Muslim, mereka tidak hanya mengurus museum ini saja. Mereka juga mengelola Museum The Beautiful Names of Allah.

alquran-berkunjung-ke-madinah
Museum Al-Qur’an di Madinah akan mengenalkan wisatawan muslim lebih jauh tentang al-quran mulai dari sejarah kapan ditulisnya Al-Qur’an, Apa saja kemuliaan dari Al-Quran dan masih banyak lagi lainnya. Tujuan dari dibangunnya Museum Al-Qur’an ini adalah diharapkan setiap pengunjung muslim yang datang ke museum ini semakin tumbuh kecintaannya terhadap Al-Qur’an dan diharapan juga dapat menerapkannnya kedalam kehidupan sehari-hari.

Didalam museum ini dibagi menjadi 12 ruangan. Terdapat juga manuskrip Al-Qur-an terbesar yang terletak disalah satu Aula Museum Al-Qur’an. Untuk beratnya saja mencapai 154 kilogram yang ditulis oleh Ghulam Mohiuddin, yang berdarah Afganishtan, dibuat kira-kira pada 200 tahun yang lalu.Isi dari naskah ini cukup rumit namun juga indah seolah-olah wisatawan muslim dibuat takjub akan keindahannya.

Tepat disebelah aula manuskrip Al-Qur’an ini terdapat sebuah aula juga yang berisikan naskah-naskah kuno. Beberapa dari naskah kuno ini berusia berabad-abad. Naskah kuno ini didatangkan dari seluruh dunia dan tidak hanya itu saja diantaranya ditulis beberapa kaligrafer paling terkenal pada masanya. Bukan hanya itu saja ada juga ruangan audio visual berbentuk seperti poster dan audio dengan menampilkan beberapa hal mengenai sejarah islam seperti bagaimana sejarah islam terbentuk. Melihat bagaimana fasilitas modern dari Museum Al-Qur’an ini tentunya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit oleh pengelola demi wisatawan muslim bisa menikmati dengan nyaman ketika sedang berkunjung kesini.

Dimuseum ini tidak hanya ada Al-Qura’an saja tetapi terdapat kain penutup Kabbah yang paling panjang atau sebutannya Kiswah yang telah berusia sekitar 140 tahun. Kiswah ini memiliki sejarahnya sendiri, dibuat dari tangan penulis kaligrafi yang biasa menulis untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yaitu Abdullah Gurdi. Kain yang digunakan untuk kiswah ini adalah kain sutra hitam dengan kaligrafi yang terbuat dari benang biasa tetapi dari benang emas dan perak. Pergantian kiswah ini dilaksanakan setiap tahun yakni pada saat bulan dzulhijjah ketika dilaksanakan wukuf. Untuk kiswah yang lama atau sudah tidak digunakan lagi diserahkan sebagai cenderamata kepada lembaga ataupun negara tertentu.

Untuk wisatawan muslim yang menyempatkan diri untuk kesini, museum tidak memungut biaya apapun jika berkunjung. Jam buka Museum Al-Qur’an dibuka pada jam 06.00 pagi waktu setempat hingga jam 12.00 siang waktu setempat kemudian dibuka lagi pada pukul 16.00 – 22.00 waktu setempat lebih pastinya mereka buka sehabis jam shalat fardhu. Museum ini hampir setiap hari menerima banyak wisatawan muslim yang ingin mengenal tentang Al-Qur’an ini.

Tentunya tidak lengkap rasanya jika berkunjung tidak pulang membawa oleh-oleh khas dari museum ini. Mereka menjual cenderamata tidak hanya Al-Qur’an saja. Mereka juga menjual sajadah dan parfum. Lalu bagi wisatawan muslim yang ingin mewakafkan Al-Qur’an bisa melalui pihak museum.

Nah bagaimana wisatawan muslim? Tentunya hati semakin ingin berkunjung untuk mempelajari lebih dalam tentang Al-Qur’an. Ikuti Paket Tour Umroh bersama Royal Indonesia Travel info 0812-1718-189

 

foto : detik

(Visited 25 times, 1 visits today)

No comment for Mengenal Lebih Jauh tentang Museum Al-Qur’an di Madinah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *